Hari Minggu ini aku libur bekerja, tapi salah satu penulisku justru mengajakku bertemu di sebuah kafe untuk mendiskusikan proyek novel terbarunya. Karena hari ini aku juga tidak banyak kerjaan, jadinya aku setuju saja untuk bertemu dengannya. Kulihat Ibu dan Bella sedang bergurau ria di depan meja kasir, membuatku tertarik untuk bergabung sebentar. “Ada apa, nih? Kok kayaknya seru banget?” Ibu masih setengah terkekeh. “Ini loh, adikmu kemarin abis direpotin sama temen cowoknya.” “Nggak direpotin juga, sih, sebenarnya, Bu. Cuma lucu aja,” sahut Bella. “Abisnya udah besar kok masih ceroboh.” Wah, aku jadi semakin tertarik saja untuk mendengar cerita Bella. Lagipula masih ada sisa waktu sebelum bertemu dengan penulisku, jadi kurasa takkan ada masalah, bukan? “Terus, terus?” Aku menarik

