Terungkap

1375 Words

“Jadi, bagaimana perdagangan senjata di bagian selatan huh? Apa mereka telah menandatangani perjanjian yang kubuat?” Patra mengangguk lalu menyerahkan tumpukan kertas yang dia bawa ke hadapan Steve. Lelaki itu terdiam sambil membaca kertas-kertas itu dengan serius. Sementara Bert dan Patra hanya terdiam sambil terus berdiri dihadapannya. Ini sudah tengah malam, dan Steve bahkan belum bisa juga kembali ke kamarnya. Steve memandang Bert yang lagi-lagi melihat jam tangannya dengan gelisah. Steve tahu apa masalahnya, lelaki itu melepaskan kacamata yang terpasang di hidungnya lalu menghela nafas kecil. “Apa kamu takut Sora berteriak di tengah malah lagi Bert?” Merasa namanya dipanggil, Bert segera mendongkak lalu mengangguk. Tidak perlu berpura-pura, Bert yakin Steve telah tahu semua hubun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD