Double up nih! Happy reading .... . . . Bab 15 - Euphoria Sore ini gue sengaja minta dijemput sama Papa. Sedangkan Nolan yang sudah sampai di toko duluan, cuma bisa pasrah saja. Lagi pula, dia enggak punya hak apa-apa untuk melarang. Apa lagi yang jemput gue ini adalah Papa. “Kamu ada masalah ya sama Nolan?” Papa langsung bertanya ketika mobilnya sudah berjalan cukup jauh, dan meninggalkan bangunan tempat gue mencari uang. “Pembatalan perjodohan ... termasuk masalah bukan, Pa?” Papa jadi terkekeh pelan. “Jadi, kamu tetep mau batalin perjodohannya ya?” Gue langsung mengangguk tanpa beban. “Tadi Mama sempet ngelarang Papa lho buat jemput kamu.” “Karena Mama pengin aku terus-terusan sama Nolan, ‘kan?” Papa enggak memberikan jawaban apa-apa. Artinya, tebakan gue barusan memang b

