Bab 08 - Bersama Tante Dera Di sepanjang perjalanan menuju ke rumahnya Tante Dera, gue terus berdoa dari dalam hati supaya Nolan enggak datang ke rumahnya. Karena gue mau bertamu ke sana. Begitu sampai di tempat tujuan, ojek yang mengantar gue berhenti di depan pagar yang cukup tinggi. Setelah membayar dan membiarkan Tukang Ojek itu pergi, gue kembali memantapkan hati. Lalu menatap halaman rumah Tante Dera melalui sela-sela pagar. Rumahnya tampak sepi sekali. Apa orangnya sedang pergi? Bukan hanya itu saja, pos satpam rumahnya pun terlihat kosong melompong. Dengan ragu, gue memutuskan untuk memencet bel terlebih dahulu. Tetapi, sebelum itu, gue memastikan sekali lagi kalau gue enggak salah rumah. Enggak lama setelah gue memencet bel sebanyak dua kali, muncul seorang wanita yang terliha

