Anna's POV Kurasakan rintik-rintik air yang jatuh ke wajah, membuatku mengerjap berkali-kali berusaha menghalau rintikan yang semakin lama semakin terasa menganggu. "Anna! Annaaaa....!" "Astagfirullah, kebakaran!" teriakku histeris, tapi kemudian hening. Ku perhatikan sekitar. Loh di kamar? Dan... tidak terjadi apa-apa. "Nggak kebakaran, Mi?" tanyaku menatap Ummi yang berdiri di sisi tempat tidur dengan gayung di tangannya. "Kebakaran mimpimu itu loh! Kamu itu dibangunin kok susah banget sih, Ann?! Abi udah nunggu shalat berjamaah ke masjid itu di bawah. Cepet ambil air wudhu!" perintah Ummi mengangkat mukena yang di kenakannya. Sebelum benar-benar keluar dari kamar, Ummi kembali berbalik, mendelik ketika melihatku masih belum beranjak dari tempat tidur. "Jangan tidur lagi!" tekan
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


