Sabtu pagi, Richard berdiri di depan cermin besar di ruang tamu rumahnya. Hari ini ia tidak mengenakan setelan jas formal seperti biasanya. Ia memilih kemeja polo berwarna biru dongker yang dipadukan dengan celana kain berwarna krem dan sepatu kets berwarna putih bersih. Wilhelmina yang baru saja turun dari tangga langsung tersenyum melihat penampilan putranya. "Wah..." Richard menoleh ke arah ibunya. "Kenapa, Ma?" "Kamu terlihat sangat ganteng hari ini." Richard terkekeh pelan. "Mama selalu bilang begitu setiap hari." "Soalnya memang benar ganteng," jawab Wilhelmina mantap. Richard menggeleng sambil mengambil kunci mobil dari meja. Wilhelmina berjalan mendekat lalu menepuk bahunya pelan. "Jangan terlalu gugup ya." Richard mengangkat alisnya. "Siapa bilang aku gugup?" "Ibu yang m

