BAB 55

752 Words

   Suasana pemakaman terlihat haru, bahkan langit seperti ikut berduka dan mengantar kepergian Kalila kepada-Nya. Rachel dengan pakaian serba hitamnya menatap makam sang Mama yang masih basah dengan pandangan kosong. Matanya sudah membengkak dan sepertinya ia sudah tidak kuat hanya untuk sekedar menangis lagi.    Di sebelahnya ada Arda yang juga menatap kosong makam. Kakak Rachel itu duduk lemas di kursi rodanya.    Marchel di belakang Rachel pun diam, cowok berkacamata hitam yang bertengger manis di hidungnya itu kini menatap punggung Rachel sembari memegang payung untuknya dan untuk Rachel. Marchel sendiri diam karena sedang menahan rasa perih di hatinya kala melihat Rachel yang seperti ini, sejak kemarin cowok itu selalu menemani Rachel. Malik, Kelvin dan Grace pun sama. Mereka menema

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD