Rachel berlari di lorong rumah sakit dengan langkah tergesa setelah mengetahui dimana ruangan Mamanya. Gadis dengan seragam SMA antariksa itu terlihat sangat cemas dan takut. Di belakangnya ada Marchel yang sedari tadi setia mengikutinya kemana saja. Saat sampai di sebuah ruangan, Rachel segera berlari untuk menerobos masuk, tetapi langkahnya tertahan saat seorang wanita yang sepertinya seumuran dengan Mamanya menahan lengannya. "Kamu Rachel?" tanyanya yang di angguki acuh oleh Rachel, mata wanita itu memerah dan sembab. Rachel tak terlalu memikirkan itu dan berusaha masuk, "Mama kamu ada di dalam." Rachel mengangguk risih, "Iya saya tau, makanya saya mau masuk. Tolong jangan halangi saya." Wanita itu menghela napas dan melepaskan cekalannya perlahan, ia mengadahkan kepa

