BAB 33

817 Words

   Kepalanya semakin berkunang-kunang saat tangannya mencoba bergerak menyerang Rachel, ia menggeleng samar untuk berusaha mengembalikan penglihatannya yang terlihat buram. Rachel sendiri yang sedang berdiri dihadapannya mengernyit bingung.    Marchel tidak melawan tepat kearahnya, dan hanya memukul udara. Rachel melihat sekitar dan memerhatikan sebentar riuhnya suara siswi yang memekik tertahan melihat Marchel.    Hot banget, anjir!    Marchel, ngumpet dimana sih lo, anjir baru tau gue lo ganteng banget!    Pokoknya Marchel punya gue.    Enak aja, dia cogannya gue.    Masya Allah, Manu Ríos teh kunaon ada disini?!    Allahuakbar, he's so handsome!    Rachel berdecak malas, dan sedikit menghindar saat penyerangan Marchel tepat didepannya. Rachel berpura-pura ambil posisi serta meny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD