Heal

1513 Words
  Desa Buford yang tenang dengan penduduk yang polos nan ramah merupakan surga bagi Britney. Semua itu menghasilkan energi positif alam dari pedesaan ini juga berperan dalam pemulihan enrrgi Britney.   Tidak ada yang mengira jika sang peri yang tengah terlelap mampu menyerap energi di sekitarnya. Hal tersebut membuat pemulihan energi Britney lebih cepat dari yang diperkirakan. Energi terbesar yang berada di dekat Britney yang sangat mempengaruhi pemulihan peri itu adalah Drew. Itu disebabkan kebiasaan Drew yang sering menemani diri Britney tidur sebelum kembali ke Shadow world. Tentu saja semua itu tanpa sepengetahuan Leonard. Dalam kondisi tidurnya-- secara tanpa sadar Britney telah energi dari Drew. Membuat energinya pulih sedikit demi sedikit. Malam ini adalah puncak penyerapan tubuhnya. Energi murni alam pedesaan meresap ke tubuh Britney dan memulihkan energi peri itu seutuhnya.   Tidak ada yang mengetahui fenomena pertumbuhan Britney yang lebih cepat dari pada gadis normal lainnya. Atau dari peri normal lainnya. Dalam semalam, tubuh Britney telah tumbuh menjadi gadis berumur enam belas tahun. Sama seperti wujud sebelum sayapnya terpotong.   Perlahan-lahan, pakaian yang ia kenakan sobek karena tidak muat menampung tubuhnya yang terus tumbuh. Kakinya yang mungil menjadi lebih panjang. Lekukan tubuhnya juga terlihat jelas pada bagian d**a, pinggang dan pinggul, wajahnya juga menjelma menjadi gadis remaja seperti sedia kala.   Kini sosok Britney tampak cantik seperti dahulu.   "Eh kenapa begitu dingin? " gerutu Britney.    Britney meraba-raba selimut untuk menutupi tubuh telanjangnya. Dia tidak menyadari jika terjadi perubahan pada tubuhnya.   Set   Ah nyamannya...   Britney merasa ada sesuatu yang aneh.   Eh tunggu dulu, kenapa ada gundukan di tubuhku? Dan...Ya ampun.   Britney membuka matanya. Dirinya terkejut dengan perubahan tubuhnya yang tadinya gemil dan menggemaskan menjadi tinggi, langsing memiliki gundukan di d**a dan pinggul yang besar.   "Akh! Kenapa jadi begini?! " Britney langsung duduk dan mengamati tubuhnya yang sudah berubah.   Teriakan Britney dari kamar sebelah membangunkan Leonard dari tidurnya. Ia segera melihat ke dalam kamar Britney tanpa mengetuknya mengetuk pintu terlebih dahulu.   Brak!   "Ada apa, apa yang terjadi --?!" ucapan Leonard terhenti.   Dia terkejut dengan perubahan wujud Britney yang mendekati sosok tubuhnya dahulu. Beruntung gadis itu mengenakan selimut sehingga ia tidak perlu melihat hal yang tidak boleh dilihat.   "Tubuhmu kembali seperti semula..." guman Leonard.   "Kenapa tubuhku berubah Leonard? eh suaraku juga, " ucap Britney panik.   "Itu, mm..." Leonard sendiri bingung dengan perubahan Britney. Matanya melirik ke samping sambil memikirkan alasan logis.   Apa yang harus aku katakan? Aku bahkan tidak tau mengapa dia berubah wujud secepat ini.   Britney merasa ada gambaran yang berputar -putar di kepalanya.   "Tunggu dulu, samar-samar ada bayangan peristiwa yang masuk dalam kepalaku. " Britney memegang kepalanya. Alisnya menyatu seakan mencoba fokus.   Gambaran dalam pikiran Britney menunjukkan seorang gadis yang mirip dirinya. Gadis itu baru terlahir dari pohon Sakura yang berumur ribuan tahun. Saat kelahiran gadis itu semua orang yang mengelilingi dirinya mempunyai sayap indah. Akan tetapi hanya gadis yang batu lahir itu yang mempunyai dua sayap berbeda bentuk.   'Apakah itu aku? ' tanya Britney dalam hati. Kemudian ia kembali memfokuskan diri melihat gambaran-gambaran yang terus lahir.   Gambaran peristiwa yang terlintas di pikiran Britney berkisah kehidupan sehari-hari peri yang baru lahir. Dia bermain bersama peri lainnya, belajar bersama Irene hingga peristiwa saat ia mengejar cincin peri dan tidak ada gambaran lagi.   "Oh jadi setelah aku mengejar cincin periku aku sampai di sini? "   Leonard terdiam, ia tidak bisa berkata apapun.   "Tapi kenapa wujudku jadi kecil, kemudian sayapku kemana semua aaakh ini gara-gara durable... Awas ya nanti!" pekik Britney kesal.   Britney memegang tangan Leonard, "Aku berterimakasih kau menjagaku. Di dalam bawah sadar kau memang berjanji melindungi ku."   "Jadi kau mengingat ku? " tanya Leonard ragu-ragu.   "Tentu saja, kau dulu berjanji melindungiku dan memilih menjadi sayapku. Sekarang kau tidak perlu berubah menjadi sayap lagi. Di dunia manusia aku ingin menjalani kehidupan yang normal. "   "Tapi --"Leonard tidak sanggup menceritakan sosok Drew yang mencintai dirinya sekaligus sebagai penyebab dirinya dalam bahaya. Jadi ia berpikir untuk membiarkan Britney mengingat kembali kenangannya bersama Drew.   "Lebih baik aku mencari baju untuk dirimu, " jawab Leonard langsung meninggalkan Britney di kamar.   "Bukankah hanya perlu sedikit sihir untuk memperoleh baju, " guman Britney.   Tring   Britney menjentikkan jarinya dan muncullah baju tidur di tubuhnya.   Akan tetapi...   Nyutt.   Akh!   Punggungnya terasa sakit setelah ia menggunakan sihir. Kehilangan energi kehidupan yang cukup besar ternyata membawa efek mengenai penggunaan sihir.   "Ternyata aku belum bisa menggunakan sihir ya...? "   >   Sementara itu, Drew tengah berjalan di sebuah menara di negara V. Dia berjalan diantara bangunan mewah yang menyerupai kastil abad pertengahan Eropa. Kemewahannya bahkan bisa dilihat dengan mata telanjang.   Drew melirik lukisan peri dan iblis yang ada di kubah, jika diamati lebih lanjut ternyata lukisan itu adalah kumpulan permata yang membentuk sebuah lukisan. Lalu ke arah dinding dari kastil itu. Mereka bahkan menghias ukiran dengan batu mulia. Mereka benar-benar memiliki selera yang berkelas.   Kastil para tetua vampir berdarah murni itu mewah, tapi ada kesan seram seolah mencerminkan kepribadian tetua vampir yang mewah namun mematikan.   "Lewat sini My Lord, " sambut seorang manusia dengan menundukkan kepalanya.   Drew mengangguk dan mengikuti langkah manusia yang bekerja pada tetua vampir itu.   Di sebuah aula besar bercahaya minim. Para tetua vampir berdarah murni menunggu kedatangan Drew. Mereka duduk di singgasana yang terbuat dari logam mulia sesuai dengan posisi mereka masing-masing. Bahkan jubah yang mereka kenakan mencerminkan kemewahan dan mulia. Semua bahan yang diambil terbuat dari benang sutra yang disulam dengan tangan manusia.   "Selamat datang Lord Drew. "   Mereka menunjukkan sikap ramah yang sangat berbeda ketika mereka hadir pada undangan Furge dulu.   Axcel menyambut Drew dengan melebarkan kedua tangannya. "Kami senang kau datang memenuhi undangan kami, Lord Drew. " Axcel berkata sopan pada Drew. Dia mempersilakan Drew duduk di kursi kebesaran yang sudah disiapkan sebelumnya.   Drew mengangguk, dengan langkah seanggun predator dia menuju tempat yang ditunjukkan Axcel.   "Aku hanya penasaran dengan maksud kalian mengundangku kesini. "   Terjadi keheningan sesaat. Jawaban Drew seperti mengisyaratkan jika dirinya tidak takut dengan mereka dan siap jika mereka menghendaki pertempuran.   "Baiklah, kita tidak perlu berbasa-basi lagi... Sebenarnya kami disini memintamu untuk menghentikan perburuan vampir yang tersisa. Sebab jika kau melanjutkan perselisihan ini maka kaum vampir berdarah murni akan benar-benar musnah." Axcel memulai perbincangan.   Sebagai tetua mereka harus menghentikan punahnya klan vampir. Oleh karena itu, tetua vampir yang sudah mengasingkan diri selama ratusan tahun terpaksa muncul dan ikut campur.   "Para vampir berdarah murni yang tidak berperan dalam penyerangan di dunia bayangan tidak ingin mengusik kehidupan kalian, jadi tidak adil bagi mereka jika mereka ikut dimusnahkan karena kebodohan Furge, " lanjutnya.   Drew menatap satu-persatu tetua klan vampir berdarah murni tersebut. "Kau berbicara keadilan?  Lalu bagaimana dengan diriku yang selama ribuan tahun mereka buru, lalu bagaimana dengan kekasihku yang sayapnya dipotong untuk membangkitkan pupa vampir. Kenapa kalian diam saat itu? " Drew bertanya dengan tegas.   Calain segera menjawab agar Drew tidak marah. "Karena itu kami memiliki penawaran, bunga es biru yang kumiliki mampu mengembalikan sayap dan energi kehidupan seorang peri. Jika kau memberikan pada kekasihmu maka dia akan sembuh total. "   Calain mengeluarkan bunga berwarna biru yang mengeluarkan hawa dingin. Bunganya memancarkan cahaya warna biru yang penuh dengan energi positif. Baru pertama kali Drew melihat hal yang seperti ini. Dia hanya pernah mendengar tentang bunga itu, jadi Drew mengira itu hanya legenda. Drew nampak senang, ternyata bunga itu bukan hanya legenda.   "Bagaimana jika aku menolak dan berniat merebutnya dari mu? " tanya Drew.   "Kau memang kuat, kami memang tidak bisa mengalahkan apimu tapi kami bisa menyegelmu dengan segel raja neraka. " Shean mengaktifkan mata merahnya dan menunjukkan kekuatan penyegelan dari para tetua klan vampir berdarah murni.   Sosok raksaksa berwarna merah darah yang tangan kirinya memegang cermin dan sebelah kiri memegang pedang penyegelan mampu mengurung jiwa seseorang ke dalam keabadian. Itu adalah sihir legendaris yang mampu menyegel apapun.   "Kami memang bisa kehilangan nyawa tapi kami tidak bisa membiarkan klan vampir musnah tanpa berbuat sesuatu, " ucap Malfoy gusar. Dia benar-benar tidak ingin terjadi pertempuran yang tidak berarti.   Drew terdiam sesaat, ia memang pernah melihat kekuatan dasyat itu ribuan tahun yang lalu. Dan sekarang dia tidak berniat merasakan nya. Ada hal lain yang lebih penting dari pada mencoba melawan sihir segel kematian.   "Baiklah, aku menerima negosiasi kalian. Tapi jika ada vampir yang membuat keributan maka aku akan memusnahkan tanpa ampun, " ancam Drew.   Malfoy menarik sudut bibirnya ke atas "Itu bisa diterima, " jawab Malfoy.   "Silakan kau ambil bunga Es Biru itu. Energinya tidak hanya mampu memulihkan kekasihmu tapi juga memberi kekebalan pada energi dari dunia bayangan yang bertentangan dengan dirinya. "   "Baiklah. Aku terima bunga ini sebagai tanda perdamaian kita. Aku berharap kalian tidak mengingkari tanggung jawab kalian dan mencegah para vampir membuat kerusuhan. "   "Kami akan melakukan yang terbaik. "   Drew mengambil bunga dari Calain. Kemudian ia berpamitan pada tetuan vampir pure blood sebelum menghilang dengan disertai kilatan cahaya. Drew berniat memberikan pada Britney agar sayapnya bisa kembali. Jadi dia tidak perlu menunggu enam tahun lagi agar bisa bertemu Britney.   Tbc.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD