The Past ll

1422 Words
  Tetesan waktu terus mengalir tanpa bisa dihentikan. Membentuk waktu yang panjang untuk menguburkan sebuah ingatan. Waktu itu telah membentuk menjadi tahun dan tahun-tahun telah berlangsung selama ratusan tahun.   Tak ada yang berubah setelah lima ratus tahun setelah kepergian Drew.Tak ada jejak yang ditinggalkan oleh anak itu, seolah tak pernah ada seorang anak kecil bernama Drew di dunia kegelapan. Namanya menghilang seperti debu tertiup angin, tak ada yang mengenang apalagi merindukan kehadirannya. Dia bagai sebuah cerita lalu yang bahkan tidak bisa diakui kebenarannya.   Ataukah memang seperti ini yang Maria inginkan. Menghapus tak tersisa tentang keberadaan anak itu walau hanya kisahnya. Ia dengan sengaja menghilangkan sisa jejak peninggalan Drew sehingga mereka lupa telah ada aib yang lahir di klan vampire. Klan yang telah menjelma menjadi satu-satunya klan yang mampu menjadi pemimpin dunia kegelapan. Membuat rasa ponggah mengalir menjadi satu dengan raganya. Memandang makhluk lain dengan tatapan mencela karena merasa tak ada yang layak bagi klan lain membaur dengan mereka bahkan sekedar berbicara. Mereka sungguh lupa tentang asal mula klan vampir sebelum perjanjian yang dilakukan Maria.   Hal tersebut menjadi bumerang bagi mereka sendiri karena diam-diam para penyihir menemukan ramalan tentang lahirnya penguasa pada era ini. Ramalan itu menjadi bola panas yang terus bergulir dan bertambah besar hingga akhirnya para pemimpin klan ingin mengikrarkan diri menjadi penguasa negeri bayangan. Dari situlah gerakan besar-besaran terjadi di seluruh dunia kegelapan untuk mengklaim kepemimpinan tersebut. Berbondong-bondong pasukan mendatangi padang kematian untuk membuktikan diri jika dirinya adalah yang terpilih lalu menantang klan vampir yang merasa menjadi pemimpin Shadow World.   "Tuan Furge, klan siluman kembali menyerang!" Lapor salah seorang penjaga perbatasan wilayah pure blood.   Furge mendengus geli. "Tunggu apa lagi? Serang mereka, hancurkan!" perintah Furge. Pemimpin bangsa vampir berdarah murni ini selalu memandang rendah klan lain semenjak mereka kebal terhadap sinar matahari. Tanpa rasa takut terhadap Matahari, Furge menjelma menjadi pria yang luar biasa kuat.    Satu lagi datang untuk melapor situasi di wilayah padang kematian," Lapor ketua, klan warewolf juga datang ke padang kematian!"   Furge merasa jengkel. Sudah lama para klan penghuni kegelapan tidak menyerang secara terang-terangan tapi kini kenapa seolah semua klan itu muncul serentak.   "Ketua, klan Lycan juga datang dan dari arah selatan klan penyihir, Gorgon, Monster dan siluman penghuni air juga datang mendekat."   Furge tertegun di kursi lambang ketua vampire pure blood.   "Bearti perebutan kekuasaan atas singgasana penguasa negeri bayangan ini akhirnya dimulai. Siapkan kekuatan penuh. Kita bertarung untuk menunjukkan pada mereka jika kaum vampire berdarah murni lah yang pantas menjadi penguasa negeri bayangan!" teriak Furge memberi semangat.    "Kumpulkan para vampir, saatnya kita berpesta dan meminum darah lawan-lawan kita. "    Furge mengibaskan jubahnya. Dia berjalan menuju Padang Kematian dan siap berperang. Para klan vampir segera bermunculan dan membentuk prajurit vampir yang siap menghancurkan lawannya.    Sementara itu, Maria yang mendengar berita akan terjadinya perang perebutan kekuasaan tertawa keras.    "Jadi klan rendahan itu ingin menyerang kita ahahah!? "   "Benar, " jawab wanita vampir berdarah murni lainnya.    "Kita akan mendapatkan tontonan gratis yang menarik. Ayo kita menuju puncak menara kastil. Kita akan menikmati moment vampir berdarah murni mendapatkan gelar Lord Shadow world. " Para wanita turut mengikuti Maria. Mereka juga ingin menyaksikan mate mereka merobek lawannya.    >   Padang kematian adalah tempatnya dimana para makhluk dunia kegelapan di kuburkan. Tempat yang menjadi saksi bisu beragam pembunuhan ketika terjadi perebutan dapuk kepemimpinan. Jasad korban peperangan di lemparkan begitu saja dan tinggal menunggu waktu jasad tersebut hilang tertelan makhluk pemakan bangkai yang bersembunyi di balik pasir padang di kematian. Lupakan tentang penghormatan bahkan tak ada simpati untuk mengenang pengorbanan mereka.   Tepat matahari berada di atas kepala. Para penghuni dunia bayangan berkumpul dan mengelompok di padang kematian. Mengubah kebiasaan pada siang hari yang biasanya terjadi di padang tersebut. Jika hari biasa padang kematian hanya diwarnai oleh pekikak burung gagak kini padang kematian menjadi riuh dengan derap langkah prajurit masing-masing klan. Membawa kebisingan bagi tempat yang seharusnya sakral.   Masing-masing kelompok dipimpin oleh seseorang yang memiliki kekuatan terbesar di antara klan-nya. Hari ini mereka siap bertempur untuk mendapatkan posisi sebagai pemimpin negeri bayangan.   Gggrr.   Ggrrr.   Padang pasir kematian yang biasanya sepi kini berubah seperti pasukan semut yang berwarna warni. Raut beringas dan haus darah tercipta di masing-masing makhluk yang berkumpul di sini. Mereka memamerkan cakar dan taringnya untuk menunjukkan kekuatan pada lawan-lawannya.   Di antara mereka memang klan vampire pure blood yang tampil elegan. Mereka memakai kostum yang menawan sehingga menunjukkan darah kebangsawanan mereka. Tidak seperti Lycan yang tampil compang-camping dengan wujud setengah serigala dan vampir. Juga warewolf yang menggertakkan gigi tajamnya. Apalagi makhluk air berwarna hijau kebiruan yang menjijikkan. Karena penampilan mereka yang seperti itulah para pure blood vampire memandang rendah mereka.   "Seraaang!"" Suara teriakan masing-masing pemimpin menggema ke seluruh negeri bayangan. Suara pertempuran pun terdengar bagai melodi kematian yang indah. Diiringi suara cakaran, retakan tulang dan jeritan kesakitan sebagai simfoni yang mengiringinya. Mereka terus mencakar dan mengigit lawan. Senjata dan kecepatan diandalkan untuk menakhlukan lawan.   Klan yang berada di atas awan adalah klan vampir. Furge membantai musuhnya dengan sihir dan kecepatan yang tinggi. Bahkan para penyihir dan warewolf tidak mampu meraih kecepatan Furge. Satu demi satu klan yang menantangnya berjatuhan. Itu membuat para pemimpin klan lawan gentar.   Duar.   Duar.   Tiba-tiba suara ledakan keras menghentikan pertempuran mereka. Di tengah-tengah pertempuran itu muncul api tujuh warna yang menyala-nyala dan membakar siapapun yang mendekat.   Mereka semua terkejut dengan kemunculan sosok pria yang dikelilingi oleh nyala api di sekujur tubuhnya. Apalagi warna mata Crimson dan amesty yang tajam begitu menciutkan nyali mereka.   Perlahan klan serigala mundur dan diikuti lainnya karena merasakan kekuatan luar biasa oleh pria itu. Sayangnya keangkuhan klan vampire yang setinggi langit menolak untuk menyerah. Mereka serempak menyerang Drew yang berakhir dengan menjadi abu.   "Akulah yang berhak menjadi penguasa negeri bayangan, " ucap Drew dingin.   Bangsa warewolf yang menyadari jika tidak memiliki kesempatan bersedia tunduk dengan menundukkan kepalanya. Gerakan mereka diikuti oleh klan yang lain dan langsung bersujud untuk mengikrarkan penyerahan diri mereka. Namun lagi-lagi klan vampire menolak untuk tunduk sebab mereka tahu jika pria didepannya ini adalah Drew. Seorang yang pernah mereka coba lenyapkan.   Setelah melihat perkembangan ini Drew mengeluarkan kekuatannya dengan membentuk awan hitam yang dikelilingi oleh petir merah. Awan itu berputar-putar di kepala Drew.   Semua yang hadir merasa gemetaran. Tak terkecuali klan vampire, mereka langsung mengendus bahaya. Secepat kilat mereka mencoba melarikan diri dari ciuman kematian. Sayangnya mereka terlambat, walaupun kecepatan vampire tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Petir Drew jauh lebih cepat dari gerakan mereka. Tak lama kemudian petir-petir itu menyambar ke arah seluruh vampire yang hadir. Bagaikan permainan, cahaya kilat Drew menari -nari menghancurkan vampire yang berada di padang kematian. Vampire yang terkena petir Drew hancur seperti boneka porselen yang retak. Mereka menjerit karena takut dan kesakitan. Jeritan para vampire itu terdengar menyayat dan membuat bulu kuduk merinding. Petir Drew berhenti setelah tidak ada klan vampire yang masih berdiri di padang kematian.   "Mulai saat ini bunuh seluruh klan vampire pure blood yang tinggal di dunia bayangan, " perintah Drew untuk pertama kalinya.   Perintah Drew langsung disambut gembira oleh klan yang tersisa di padang yang kematian. Dengan memamerkan giginya semua klan yang beranjak menuju ke wilayah vampire dan melakukan pembantaian di sana. Semua klan vampir di bantai atas perintah Drew. Hanya Maria yang mampu melarikan diri berkat kekuatannya.    Inilah kisah bagaimana Drew menjadi pemimpin negeri kegelapan yang bernama Shadow world. Kekuatan yang besar adalah kunci utamanya. Sayangnya demi kekuasaan itu Drew harus jatuh ke dalam neraka yang bernama kesepian. Ia tidak bisa disentuh atau menyentuh makhluk hidup karena hawa panas di kulitnya yang mampu menghancurkan makhluk hidup menjadi debu. Drew harus menderita kesepian begitu dalam dan selamanya.   >   "Aku mengantuk, Laki-laki. Bisa berhenti pegang-pegang," gerutu Britney. Entah setan apa yang menempel pada laki-laki indah didepannya ini. Setelah dirinya memeluk pria itu, lelaki itu terus meraba-raba kulitnya seperti dirinya benda unik yang langka.   "Hn."   "Panggil aku lord Drew."   Britney mengerjap, baru pertama kali sejak beberapa jam yang lalu baru kali ini dia mengeluarkan kalimat lebih dari dua kata.   "Lord Drew?"   "Hn."   'Ya ampun, kata 'hn' lagi.'   Rupanya Drew tidak lagi memegang kulitnya. Britney mengira ini adalah moment kelengahan Drew, dengan cepat Britney terbang hendak keluar dari ruangan ini. Sayangnya butuh waktu seribu tahun bagi peri kecil seperti Britney untuk bisa mengalahkan Kecepatan Drew.   Sayang sekali bagi peri pink itu. Tak sampai sedetik pria itu telah berdiri menghadang Britney yang hendak terbang melalui jendela. Hasilnya Britney menabrak d**a bidang Drew.   Drew menarik pinggang Britney untuk menempel padanya, sedangkan tangan yang lain mulai bergerilya  karena masih ingin merasakan kulit seseorang.   "Kyaa tidak lagi!" teriak Britney.   "Aku tidak mau dipegang-pegang lagi!"   Tbc
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD