Satu minggu berlalu, Balveer sudah kembali ke rumah, di kampus tanpa sepengetahuan Arra, Wahono dan Albert yang menangani kasusnya terus memantau. “Bagaimana perkembangannya?” tanya Agra. “Aku susah ngejelasinnya rinci bagaimana ya. Ya pokoknya begitulah. Yang pasti kasus ini nanti akan jadi dua, yaitu kasusnya Arra sendiri karena kan Arra jadi korban, lalu aku majuin kasusnya Asti.” “Ada apa dengan Asti?” “Asti di satu Sissy dalam kasusnya Arra dia adalah korban, tapi di lain pihak dia itu nggak tahu apa-apa tiba-tiba dijadikan sasaran tembak. Jadi dia akan memperkarakan orang yang membuat dia dijadikan korban.” “Dalam hal ini pelaku.” “Kenapa kok menggeret Asti?” “Mungkin itu tidak diniatkan, bahwa perempuan yang akan dijadikan korban oleh Arra ~bila terjadi korban~ adalah Asti

