Sekar berhenti bercakap-cakap dengan dua pelayan mansion begitu mendengar mobil Ruis memasuki halaman. Perempuan cantik yang memiliki garis pesona dari sang ayah itu pun bergerak cepat meninggalkan tempatnya untuk menyambut kedatangan suaminya. Dia merasa sangat senang karena telah mendapatkan hasil USG yang menyatakan janin yang sedang dikandungnya sehat. Hari ini ia tidak masuk kampus. Hanya tinggal menunggu tugas akhir kelulusan membuatnya bisa bernapas lega untuk mempersiapkan diri menyambut kehamilan. Rasanya banyak perubahan mood yang tentunya sangat berpengaruh pada aktivitasnya seharian ini. “Sayang, kau berlari?” sergah Ruis mengacungkan jari telunjuknya agar Sekar tetap berada di atas tangga teras. “Tidak!” Sekar menggeleng, tapi giginya yang rapi menunjukkan ringisan yang

