Rencana Dikta

1313 Words

“Bagaimana dengan istrimu .. ahh. Bukankah kalian datang bersama?” Suaranya bercampur desahan manja yang membuat Hanin benar-benar mual dan jijik. “Ja-angan di sini ahhh Dikta.” Benar saja dugaan Hanin, dia bisa melihat suaminya sedang bermesraan dengan wanita asing di dalam sana. Bahkan mereka melakukan perbuatan m***m tanpa malu di tempat umum. Hanin bahkan memalingkan wajahnya, tak sanggup lagi menyaksikan saat Dikta kembali menciumi bibir wanita itu dengan penuh nafsu, bahkan tangannya menggerayangi tubuh yang berbalut gaun pendek itu. “Tenang saja. Hanin itu wanita bodoh, pasti dia sekarang hanya duduk di sudut ruangan dan sibuk makan kue,” ucap Dikta, menjelek-jelekkan Hanin dengan jelas. Hanin merasa ada nyeri yang menusuk dadanya, membuat Hanin merasa sesak. Apa dirinya mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD