Dia Sangat Berharga

1295 Words

“Tolong j-jangan salah paham!” ucap Hanin cepat, mengelak. Wajahnya merah padam sekarang, ia memalingkan wajahnya ke arah lain agar Lastri tak menyadari bahwa dia sedang salah tingkah. Namun hal itu tentu saja tak bisa Hanin sembunyikan dari Lastri yang cukup jeli. Lastri hanya terkekeh geli melihat tingkah calon nyonya mudanya. Sangat menggemaskan, pikir Lastri. “Ada apa, Nyonya? Bukannya benar seperti itu? Tuan Muda semalam berkata bahwa akan menikahi Nyonya, kan?” ucap Lastri sedikit menggoda. “Tidak, tidak!” elak Hanin cepat. “I-ini hanya salah paham. Attar mengatakan hal itu pasti karena terdesak dan gak punya pilihan lain. Nanti aku dan Attar akan bicarakan lagi dengan Tuan Drajat untuk meluruskannya.” Lastri terdiam, ia mengamati Hanin sejenak membuat Hanin salah tingkah dan be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD