Trauma Hanin

1262 Words

Di tengah kepanikannya, Lastri menyempatkan untuk mendongak menatap Drajat yang tiba-tiba saja keluar dari ruang kerjanya. “T-tuan Besar… “ gumam Lastri lirih. “Apa yang terjadi padanya?” tanya Drajat menatap bingung sekaligus khawatir melihat keadaan Hanin yang tak bisa dikatakan baik-baik saja. Wajahnya benar-benar pucat dan dibanjiri dengan keringat dingin, tubuhnya tampak bergetar halus. Ada yang tak beres dengannya. “Cepat bawa dia ke kamarnya! Panggilkan dokter juga,” pinta Drajat tegas. Beberapa pengawal pribadi Drajat tampak maju setelah menerima kode dari Drajat, mereka membantu mengangkat Hanin kembali ke kamarnya. Sementara Lastri buru-buru menelepon dokter pribadi yang kemarin menangani Hanin. Setelah menelepon dan mendapat jawaban, Lastri juga kembali menyusul Hanin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD