"Bagaimana Bos? Apa rencana yang saya katakan kemarin berjalan dengan lancar?" "..." Attar tak menjawab apapun, ia hanya berjalan melewati Jefan dengan wajah sumringah. Kentara sekali terlihat raut wajah penuh kebahagiaan. Hal tersebut membuat Jefan berdecih, tersenyum menggoda dan jahil pada Attar. "Kan apa saya bilang! Saran saya mengenai percintaan gak pernah gagal Bos. Pokoknya jangan remehkan pengalaman percintaan saya, sang maestro cinta," ucap Jefan membanggakan diri. Ia menepuk-nepuk dadanya dengan penuh kebanggaan, membuat Attar memutar bola matanya jengah. "Rekor pacaran saya sebanyak 100 kali selama hidup 25 tahun gak perlu diragukan lagi," tambah Jefan semakin berbangga diri. "Pantas saja kerjamu lambat, orang kepalamu itu isinya hanya perempuan saja!" ejek Attar sambi

