Menagih Janji

1200 Words

“Attar, Hanin,” panggil Drajat lembut pada kedua cucunya. “Ada yang mau Kakek bicarakan sama kalian.” Attar dan Hanin yang tadinya sedang bersantai di sofa pun memperbaiki posisi duduk mereka menjadi lebih sopan. Menatap serius pada Drajat yang duduk di sofa tunggal. Terhitung sudah lima bulan sejak kedatangan Hanin ke kediaman Permana dan sudah lima bulan pula Hanin bersembunyi di kediaman itu. Ada banyak hal yang berubah di antara mereka. Salah satunya hubungan Hanin dan Attar menjadi lebih erat dan santai, juga hubungan mereka berdua dengan Drajat yang kian dekat. “Kalian tinggal di sini sudah lima bulan kan ya?” ucap Drajat memulai pembicaraan. Attar dan Hanin saling menatap sejenak, kemudian mengangguk kecil bersama-sama. “Kakek mau menagih janji kalian.” “Maksud Kakek? Janji y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD