Ada sebuah tradisi dalam bidang olahraga. Yaitu, pendukung sebuah tim ditempatkan di satu bagian tribun yang sama. Aku tidak menyangka, bahwa pendukung sekolahku akan sebanyak ini. Walaupun kebanyakan adalah fans dari Abimayu, dan sebagian besar diisi oleh Tim Sorak. Tim sorak ditempatkan di bagian terdepan tribun, dengan alat-alat berisik di tangan mereka satu persatu. Kebisingan adalah hal yang sangat kubenci. Dan karena itulah, aku memutuskan untuk berada di barisan paling belakang. Selain tidak ingin mendukung Abimayu, aku juga tidak tahan dengan keramaian di depan sana. "Si Laras ke mana?" Tanya Beni saat kembali duduk di sampingku. Dia menyampirkan jaketnya di pahaku, dan menyimpan bucket pop corn di atasnya. Dia baru saja kembali dari membeli pop corn beserta 2 minuman. Yang sat

