40

1467 Words

"Syifa! Ayo mandi dulu, Nduk.." Teriak Bu Nani memanggil Syifa yang ikut sepedaan di depan halaman rumah Bu Siti bersama Vino. "Cebental Mbah, Cipa macih cepedaan!" Seru Syifa sembari mengayuh sepeda memutari halaman rumah Bu Siti. "Mandi dulu, Cempluk. Ayah sama bunda mau keluar lho, Syifa nanti ditinggal." Mendengar seruan dari simbahnya, Syifa pun menghentikan laju sepeda dan berpamitan pada Vino. "Mah Pino aku pulang dulu, ya. Becok cepedaan lagi, oke?" Dengan semangat Syifa mengayuh sepedanya sampai ke teras rumah. Mbah Nani menyambut kedatangannya lalu melepas kaos yang basah karena keringat. "Lihat toh keringatmu sejagung - jagung. Anak cewek kok main nggak tau waktu, sini Simbah kipasin dulu masih keringat kamu." Syifa pun menurut dengan bugil anak itu memutar tubuhnya meras

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD