Bab 101

3500 Words

Respati mendekati tempat tidur dengan langkah pelan. Tangannya terulur menekan saklar lampu utama hingga ruangan tersebut menjadi lebih temaram, hanya menyisakan cahaya remang dari lampu tidur kecil yang menyala di atas nakas. Bayangan dirinya sendiri terpantul samar di kaca jendela, membuatnya sejenak terdiam menatap pantulan tersebut, seakan mencari jawaban atas dorongan aneh yang sejak tadi menggerayangi pikirannya. Entah kenapa, malam ini ada sesuatu yang berbeda. Sebuah keinginan hadir untuk berada lebih dekat dengan sosok yang tertidur lelap di atas ranjang tersebut. Keinginan tersebut muncul begitu saja, tanpa alasan yang jelas, membuat dadanya berdegup dengan ritme yang tidak biasa. Namun, secepat perasaan tersebut muncul, secepat itu pula ia berusaha menyangkalnya, meyakinkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD