Bab 91

2540 Words

Diam-diam Aira menatap Respati dari ujung matanya. Jantungnya berdebar menunggu bagaimana pria tersebut akan menyikapi situasi yang makin runyam seperti sekarang. Belum sempat ia menyusun kalimat untuk menjawab, suara Ranti kembali menambah tekanan yang sudah membebani dadanya. “Iya, lho. Masa sudah lama kerja di sini kami nggak tau suami kamu siapa, Ra.” Ranti menimpali, ikut penasaran. Matanya menatap Aira, penuh rasa ingin tahu yang tulus. Aira membuka mulut, berusaha mencari kalimat yang tepat untuk mengalihkan topik tersebut tanpa menimbulkan kecurigaan lebih jauh. Namun, belum sempat sepatah kata pun keluar, suara Respati sudah lebih dulu menyahut dari seberang meja. “Suaminya kerja di luar kota, Opa, Tita.” Respati menjawab santai, tetapi nadanya begitu meyakinkan seakan ia benar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD