episode 24

1015 Words

Hari ini, aku memilih untuk mendinginkan kepalaku setelah apa yang kurasakan tadi malam. Temp membawaku ke sebuah danau, dengan air jernih yang menenangkan hati. Aku menghirup udara dalam - dalam, tercium aroma pepohonan serta rumput yang khas. Sesekali tercium juga wangi tubuh Temp ketika angin melewatinya. "Alana,..." Temp membangunkan imajinasiku. "Ya,.." jawabku tanpa menoleh. Pandanganku lurus menatap sepasang burung yang bertengger di salah satu dahan. Burung - burung itu terlihat sedang merapikan sarang bergantian. Sesekali terbang dan kembali dengan akar kecil di paruhnya. "Kau cantik..." kata Temp tiba - tiba. Aku menoleh, mengerutkan kening "apa kau sedang merayuku?" "Tidak, tapi aku sedang memujimu." Aku tersenyum, mencubit lengan Temp mesra. "Alana, sebenarnya aku memi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD