44 Jasmine masih bisa merasakan bagaimana Jian dengan tubuh membekunya mencoba untuk menormalkan nafasnya yang kini memburu membuat Jasmine menarik sudut bibirnya ternyata laki-laki di sampingnya ini juga sama seperti laki-laki lainnya yang tidak kuat dengan tubuh seorang wanita padahal Jasmine kira melihat penampilan Jian mungkin dirinya mempunyai iman yang kuat tapi Ternyata Sama Saja membuat Jasmine akhirnya hanya mencoba untuk kembali memejamkan matanya tanpa menghiraukan tubuhnya yang kini melekat pada tubuh Jian, namun detik berikutnya Jasmin bisa merasakan pergerakan dari Jian yang mencoba untuk kembali menatap kearah wajahnya membuat Jasmine mencoba untuk mengatur nafasnya setenang mungkin seperti seseorang yang tengah tidur agar Jian tidak curiga padanya. Jasmine bisa merasakan

