Jian terus duduk di kursi samping tempat tidurnya sejak beberapa jam yang lalu karena Jasmine masih belum sadarkan diri sedangkan dokter yang sedari tadi Jian panggil masih belum datang dan menurut pengelola hotel karena cuaca buruk yang melanda beberapa wilayah di Raja Ampat membuat mereka kesulitan untuk memanggil Fasilitas Kesehatan membuat Jian akhirnya hanya mengandalkan obat penurun panas yang diberikan pengelola Hotel. Jian berkali-kali memegang suhu tubuh Jasmine yang tidak kunjung turun membuatnya menghembuskan nafas kasarnya inilah salah satu yang membuat Jian tidak terlalu suka dengan tempat-tempat yang tidak terlalu lengkap fasilitasnya ketika mengalami kejadian seperti ini, Jian kemudian kembali menegakkan wajahnya ketika Jasmine mulai mengarang dalam tidurnya "haus" gumam

