KH - Makan Malam

2073 Words

“Ayo Bu Zahra.” Ajakan Fahri tentu membuat semua kepala di ruang guru menoleh. Wajah-wajah dengan bibir penuh senyum menggoda pun tak ditutup-tutupi. Mereka menatap Fahri dan Zahra bergantian. Ada pula yang berdehem keras lalu menggumamkan lagu Indahnya jatuh cinta, dunia serasa milik berdua. “Nggak cukup ngasih bekal makanan, sekarang mau ngantar pulang aja. Di tunggu tanggal jadinya ya,” kekeh Pak Salim sambil melewati Fahri. Fahri tak memberi respon apapun. Rasanya dia sudah lelah menjelaskan berkali-kali pada mereka bahwa dia dan Zahra tidak memiliki hubungan lebih. “Ayo Pak,” kata Zahra setelah mencangklong tasnya. Keduanya berjalan menuju parkiran. Fahri mengeluarkan sepeda motornya dengan hati-hati. Sesekali dia membalas sapa saat guru yang lain mendahuluinya pulang dengan memb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD