tentang Do hyun

1001 Words
“Kayaknya lo tau sesuatu soal cewek gebetan lo itu ya?” Tanya Ilham “gak banyak, Tapi intinya gue ngerti apa yang dia hadapi sekarang,” “Memang apaan?” Fathan pun menghela nafas panjang, “Lain kali, gue ceritain. ok” Raut wajah kecewa pun terlihat jelas di wajah Ilham, *** Do Hyun mengejar Aisya yang hendak masuk kembali ke dalam kamarnya, “Aisya Tunggu,” “Apa?” “Aku mohon, kau harus mendengarkan penjelasanku tentang masalah kemarin,” “Penjelasan seperti apa?” “Aku melakukan semua itu, karena aku merasa bersalah dengan apa yang terjadi di antara hubungan mu dan juga kedua orang tuamu, Aku hanya tidak ingin kau menjadi terbuang karena berhubungan denganku,” Aisya menatap tajam Do Hyun, “Lalu, Apa hubungannya dengan hari ini? Aku bahkan sudah tidak peduli lagi dengan apa yang terjadi,” Terang Aisya, Do hyun mencoba untuk membujuk Aisya, “Aku masih sangat merindukanmu, Selama tiga bulan ini, tidak ada hal yang bisa aku lakukan selain mengingatmu,” “Kau masih sama seperti yang dulu, masih selalu bertingkah menyedihkan!” Aisya kemudian menutup pintu kamarnya, Do hyun menghela nafas kasar, *** Aisya kembali meneteskan air mata dari balik pintu kamarnya, Tok tok tok “Sya?” panggil Fathan dari luar, Aisya pun bergegas mencuci wajahnya dan menghapus air matanya, “Sya?” Panggilnya untuk yang kesekian kalinya, “Tolong buka pintunya sya, ada yang ingin aku tanyakan.” Aisya kemudian membuka pintu kamarnya, “Ada apa?” tanya Aisya dengan wajah yang datar, “Apa Dia Do Hyun, Cinta pertamamu?” tanya Fathan langsung, Aisya langsung menundukkan kepalanya, “Aku tidak ingin membahasnya,” “Aisya,” Aisya kembali menutup pintu kamarnya, *** Hari pun berganti, Aisya dan Fathan dijadwalkan akan bertemu dengan klien dari negeri ginseng ini, Mereka tengah menunggu di ruang meeting, Tak lama kemudian, pemimpin perusahaan yang akan bekerja sama dengan mereka pun masuk, “Selamat siang,” Sapa pemilik perusahaan, Betapa terkejutnya ia, saat melihat Aisya yang berada disamping Fathan dalam kerjasama kali ini, “Appa?” Gumamnya, Appa memperhatikan Aisya yang terlihat berpendidikan, dengan setelan jas warna hitam dengan kerudung berwarna mint, Fathan mulai menjelaskan isi rapat yang akan dibahas hari ini, *** Rapat pun selesai, Appa menghampiri Aisya yang tengah membereskan berkas berkas yang ada diatas meja “Aisya?” Aisya membalikkan tubuhnya dan menatap Appa, “Iya Tuan,” “Rasanya aneh, mendengarmu memanggilku dengan sebutan TUan,” Aisya tersenyum tipis, “Maaf, Ada yang bisa saya bantu?” “Appa ingin minta maaf atas apa yang sudah terjadi dulu,” Aisya mengalihkan pandangannya ke arah lain, “Apa kau mau memaafkan Appa?” Aisya terdiam sejenak, “Appa mengerti bagaimana sakitnya hatimu waktu tu, Tapi Appa harap, kau masih menganggap kami sebagai keluarga,” Aisya hanya tersenyum tipis, “Appa pamit, selamat sore,” setelah kepergian Appa, Aisya untuk sejenak melamun, “Aisya?” Lamunannya buyar saat Fathan memanggilnya, “Iya, Ada apa lagi?” “Ayo kita makan malam,” Ajak Fathan Ia kemudian mengulurkan tangannya, dan Aisya pun meraihnya, mereka pun pergi bersama ke kafetaria di bawah, *** Ilham yang sudah lebih dulu menunggu, melihat mereka yang bergandengan tangan membuat kedua bola mata memutar, “Gue nungguin kalian, kalian malah pacar pacaran,” Aisya dan Fathan pun tertawa kecil, “Bisa gak sih, gak usah pamer di depan jomblo,” Semua Orang pun terkekeh mendengar lagunya, Aisya duduk berhadapan dengan Fathan, “Sya, makasih ya! karena udah nyiapin semuanya untuk meeting hari ini, dan alhamdulillah meetingnya pun sukses,” “Alhamdulillah, semua juga berkat Tuan yg sudah memberikan penjelasan dengan baik di depan para klien.” “Udah udah bilang saling makasihnya, sekarang mendingan makan deh,” Mereka pun menikmati hidangan yang disediakan, Hari pun berganti, Hari ini hari terakhir mereka berada di korea, Aisya memutuskan untuk pergi ke masjid seoul, “Sudah lama gak kesini, rasanya kangen.” Aisya teringat ucapan Do Hyun di masa lalu, ‘Jika kamu merindukan aku, datanglah ke masjidmu, angkatlah kedua tanganmu dan sebutkanlah aku dalam doamu,’ Buliran bening itu pun mengalir begitu saja, Aisya menghapusnya kasar, Ia tidak ingin kembali berlarut dalam kesedihan, “Aisya?” Panggil seseorang, Aisya melihat ke arah suara “Do Hyun?” Aisya pun berdiri dari duduknya, “Aku sangat merindukanmu, setiap hari aku datang ke sini untuk menunggumu, Aku yakin suatu saat kau pasti akan datang, dan ternyata itu benar,” Do Hyun menarik Aisya ke dalam pelukannya, Ia mencurahkan semua kerinduannya pada Aisya, sedangkan Aisya hanya terdiam tanpa berkata apapun, Aisya membiarkan Do hyun untuk melepaskan semua kerinduan yang selama ini ada pada dirinya, *** Aisya dan do hyun pun duduk bersama di sebuah cafe terdekat, “Bagaimana kabar istrimu? Arsyla,” tanya Aisya langsung Do hyun pun tersenyum, “Kau pasti belum mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” “apa maksudmu?” “Pernikahanku dibatalkan,” “Apa?” “Arsyla terbukti menipuku dan juga keluargaku, hasil test itu palsu,” “meski hasil itu palsu, bukankah seharusnya kau tetap menikahinya karena kau benar benar melakukannya,” Do hyun menghela nafas panjang, “Itu sempat akan aku lakukan, tapi Arsyla lebih memilih untuk hidup bersama dengan pria yang benar benar ia cintai,” “Pria yang ia cintai?” Do hyun menganggukkan kepalanya, “Saat itu, Aku tetap menolak keberadaan Arsyila, sehingga membuatnya menyerah, perlahan ia dipertemukan dengan sejatinya, dan bahagia bersama pria itu,” “Ha? Terdengar mengada ada,” Aisya tidak mempercayai apa yang diucapkan oleh Do hyun, “Terserah padamu, Aku mengakui kesalahanku, tapi aku tidak akan melakukan hal itu lagi, kecuali dengan istriku, dan mengenai hal itu, aku sudah membicarakannya dengan kedua orang tuaku,” Aisya hanya terdiam, “Aku ingin fokus mencari hidayah yang pernah kau maksudkan itu, selain itu tempat ini jadi tempat favoritku untuk menenangkan diriku,” Aisya menatap Do hyun dalam, Ia masih belum percaya kebenaran tentang Arsyla dan juga Do Hyun, ‘Mungkin, aku memang harus menanyakan hal ini pada Arsyla secara langsung,’ Batin Aisya
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD