TITIK TEMU [107] Perasaan yang Berubah! ______________________________ Shena masuk ke dalam mobilnya setelah Simon membukakan pintu untuknya. Tidak ada pembicaraan di antara mereka, bahkan ketika lampu merah sekalipun. Biasanya Shena tak akan membiarkan suasana di dalam mobil tenang layaknya perjalanan yang menyenangkan. Shena suka sekali mengoceh, bahkan senang mengomentari bagaimana cara orang-orang berkendara di jalan. Namun khusus hari ini, Shena tak membuka suaranya. Dia tenang dan terlihat tidak peduli pada apapun di sekitarnya. Pikirannya sedang ruwet. Antara dia menyesal dan lebih lega karena sudah membuka suaranya tadi. Albi bahkan hanya bisa diam karena ucapannya—membuatnya mau tidak mau untuk menjaga jarak dari cowok itu. Shena tahu bahwa berada di dekat Albi tak akan memb

