TITIK TEMU [110] Keinginan Albi Bertemu Ayah __________________________________ Ting! Albi mengalihkan pandangan matanya pada pintu masuk cafe- nya yang baru saja dibukanya. Seseorang yang seringkali datang membantunya melambaikan tangan ke arahnya dan tersenyum penuh arti, Nandan. Albi menatap Nandan dari atas sampai bawah, temannya itu pun juga ikut bolos sekolah sepertinya. Seragam lengkap dengan tas yang dibawanya datang ke cafe. Albi tidak mau ikut berkomentar, jika Nandan sendiri yang datang; bukan salahnya, 'kan? Mereka berdua membersihkan cafe dengan mode diam. Nandan dan Albi sama-sama fokus dengan pekerjaan masing-masing. Nandan pun masih belum mengganti seragamnya dan dirinya tidak mau mempedulikan semua itu. Bukan karena Albi tak tahu terimakasih. Namun semua adalah keput

