Takdir Allah 76 - Mine

2120 Words

Ezra kembali duduk di tempatnya, ia sangat senang. Tetapi, Ezra juga malu karena reaksinya. Ia hanya menahan senyum di kusinya sembari menunduk. Setelah itu, mereka tertawa karena tingkah Ezra. Ezra hanya menggaruk tengguknya yang tidak gatal karena membuat malu dirinya sendiri. Ia melirik Chayra yang juga tertawa sembari menutup mulutnya. Ezra semakin malu hingga wajahnya memerah. “Jadi, sekarang bisakah kita tentukan tanggal pernikahannya?” tanya Zakaria serius. Robert mengangguk pelan, “Karena ini pernikahan dan sesuatu perbuatan yang baik. Mungkin kita bisa segerakan waktunya?” Keluarga Aisyah menganguk pelan, “Apa ada yang bisa mengajukan tanggal? Atau tanggal ulang tahun kalian?” tanya Zulkarnain. Aisyah berpikir, bulan lahirnya terlalu jauh dan berada di akhir tahun. Sementara,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD