Takdir Allah 85 - Past

1715 Words

Ezra mengelus pelan kepala Aisyah, ia tidak tidur. Hanya ingin berbaring saja. Tiba-tiba saat pikirannya kosong, ia mengingat sesuatu yang membuatnya penasaran sejak dulu. Sebuah pertanyaan yang tidak pernah ia ajukan kepada Aisyah karena takut membuat istrinya jadi takut atau mengingat kenangan buruk. Setelah berpikir berkali-kali, Ezra akhirnya membuka mata, ia membulatkan tekad untuk bertanya dari pada penasaran. “Ay, kamu tidur?” Aisyah menggeleng, “Belum,” “Coba deh, buka mata kamu. Aku mau tanya sesuatu, tapi kamu janji nggak boleh sedih ya.” Ucap Ezra. Aisyah seketika membuka matanya, ia sebenarnya sudah hampir tertidur sebelum Ezra bersuara. Aisyah sangat nyaman berbaring di dekat suaminya, ia menguap lalu menjawab pertanyaan Ezra dengan anggukan. “Apa?” Ezra memperbaiki pos

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD