Takdir Allah 69 - Misunderstand

1022 Words

Aisyah masih memakan cheesecakenya setengah jam setelah Ezra pergi. Setelah itu, seorang suster datang untuk mengecek perban Aisyah lalu menggantinya dengan yang baru. “Terimakasih, Sus.” Ucap Aisyah. Perawat itu mengangguk, “Sama-sama. Kalau begitu saya permisi.” “Silahkan,” Ucap Aisyah bersamaan dengan ibunya. Setelah kepergian perawat itu, tersisa mereka bertiga. Suara tv hanya terdengar sayup-sayup dan membuat ruangan itu tidak terlalu sepi. Atiqah memperatikan anak perempuannya. Ia terlihat ingin menyampaikan sesuatu. Atiqah menghembuskan napas pelan, mencoba menarik perhatian Aisyah. “Kalau bunda mau tanya tentang kehidupan Aisyah yang tidak pernah aku ceritakan, boleh kok Bun. Aisyah akan jawab jujur.” Ucap Aisyah. Aisyah memang sudah niat menceritakan hal itu ketika ia sud

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD