"Mas Ardi atau Mas Ferdi ada, Win?" tanya Dion seraya membukakan pintu penumpang untuk Windy. Cewek itu menggeleng. "Nggak ada, Yon. Pada pergi semua dari tadi pagi." Setelah Windy duduk dengan nyaman di kursinya, Dion pun menutup pintu dan berjalan cepat mengitari mobil keluaran Eropa berwarna merah menyala miliknya. Kemudian ia duduk di belakang kemudi dan memencet tombol starter. Mobil pun meluncur dengan mulus, meninggalkan kediaman rumahnya Windy. "Aku nggak enak lho, tiap jalan sama kamu selalu nggak sempat pamit sama Mas Ardi atau Mas Ferdi," kata Dion menyesal. Windy tersenyum mengerti sambil membuka-tutupkan flip cover ponselnya. "Nggak pa-pa, Yon. Aku udah bilang, udah izin ke Mas Ardi sama Mas Ferdi dari tadi pagi. Sama Kak Bagus juga." "Bagus?" Mampusss!

