Hmm. Benar kata Mas Rendra, "Kalau jodoh nggak ke mana, Gus." Kini, aku percaya. Dengan usaha keras, akhirnya aku bisa mendapatkan apa yang kuinginkan. Terutama dia. Berawal dengan kebodohanku yang menerima tawaran sahabatku—Dion—untuk memotret gebetannya dan berujung menaruh hati pada objekku sendiri. Bermula tetap berusaha untuk profesional dan berakhir mengkhianati prinsipku sendiri. Ya, aku jatuh cinta padanya. Pada Windiana. Satu fakta yang sangat mengejutkanku, dia adalah cewek yang pernah aku tolong dulu. Cewek manis yang sempat mengisi kepalaku beberapa bulan di masa-masa kesibukanku dengan basket dan kuliahku. Hingga akhirnya ia menghilang tanpa jejak, tergantikan oleh beberapa kenangan bersama mantan. Dan ketika aku bertemu kembali dengannya, sebuah te
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


