15. [Love you Vito]

1446 Words

Sayang boleh, tapi jangan terlalu possesif . . . Hari ini adalah hari pertama Zara bersekolah, merasa takut dan malu pada sekolah barunya. Tapi, karena dukungan dari Anjas dan Farah, Zara merasa lega sedikit dapat dukungan. "Aku takut, Ma, Pa." Ujarnya seraya menatap mereka satu persatu. "Kamu bisa, Zara. Pulang Papa jemput lagi." Ucap Anjas. Dan Zara pun mengangguk. "Hati-hati ya, Pa, bawa mobilnya. Jangan ngebut-ngebut." Pinta Farah. "Iya sayang." Ucap Anjas seraya mengusap kepala Farah. "Ekhm!! Ayo Papa, jangan manja-manja didepan orang jomblo." Ucap Zara yang diakhiri tawa, begitu juga Farah dan Anjas. Setelah tawa indah yang sudah lama tak dirasakan Zara, Zara dan Anjas berangkat ke sekolah bernama Amsterdam Fashion Academy. Tempat yang bisa meraih cita-cita untuk Zara. H

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD