BAB 28 - break the candle

2207 Words

“Kenapa kamu nggak mau punya kenangan indah di London, Kay?” tanya Bram lagi penasaran. Clarinta mengangkat kepalanya dan mengulas senyuman manis, “kamu bilang kamu suka dan cinta berat sama London, tapi kenapa kamu nggak mau punya kenangan indah di sini?” “Karena aku nggak mau kita punya kenangan bulan madu yang sama seperti istrimu yang pertama--…” “Maksudmu Rheva?” sela Bram cepat, gadis itu pun mengangguk, “jadi maksudmu, kamu nggak mau bulan madu di London gitu?” Kedua bola mata Clarinta membulat, bersinar terang sambil tersenyum dia berkata, “Aku rasa karena kita sudah ada di Eropa, nggak ada salahnya ‘kan kalau kita bulan madu sambil berkeliling Eropa?” pintanya manja. “Aku nggak mau cuma di London aja kayak dia, mantan istrimu itu. Aku ingin kita buat cerita bulan madu kita se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD