BAB 25 - dilema

1910 Words

Malam itu ketika Clarinta selesai bebenah semua barang-barangnya yang mau dibawa ke Oxford besok, tiba-tiba telpon di dalam kamar hotel berdering. Bergegas diangkatnya telpon tersebut dan tak lama kemudian ditutupnya telfon model vintage itu. "Bram, aku mau ke bawah dulu, kata pelayan ada pesanan untukku," Laki-laki itu hanya mengangguk pelan. "Kamu mau dibawain apa? Nanti aku ambil dari restaurant di bawah, kamu belum makan malam, 'kan?" "Aku nggak lapar, nggak usah. Terima kasih," sahut Bram Clarinta bergegas keluar dari kamar hotel dan mulai turun ke bawah menuju ke restaurant hotel, tak berapa lama kemudian di tengah ruangan dilihatnya Rheva sedang menunggunya. Perempuan itu memang sengaja datang dan meminta untuk bertemu dengannya, Clarinta tidak tahu apa yang akan dibicarakan ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD