Hiks... Edward terduduk lemas di sofa sambil menangis, sedangkan Antonio memegangi kepalanya yang terasa berdenyut. Camelia sudah tak sadarkan diri di pangkuan Evelyn. "Lia, sadarlah!" panggil Evelyn mencoba membangunkan Camelia yang sudah pingsan. "Apa yang sebenarnya terjadi Tuan Edward?" teriak Evelyn. Alex mondar-mandir tak karuan, mereka baru saja kehilangan putri satu-satunya dan sekarang harus kehilangan keponakan satu-satunya. "Tolong jelaskan pada kami Tuan!" bentak Alex. "Diam semuanya!" bentak Antonio. Edward mendongakkan wajahnya menatap ke ke arah Alex dan Evelyn. "Sebenarnya sudah sejak lama keluarga kami di incar terutama Ethan, tapi aku tidak menyangka Kanaya juga menjadi korban penculikan, maaf kami sudah ceroboh," lirih Edward tertunduk. "Lalu bagaimana ini?" ta

