"Kau masih terluka Ethan, apa kita harus melanjutkannya?" tanya Kanaya membelai wajah Ethan yang di penuhi luka akibat pukulan anak buah Dustin. Ethan mematung, ia merasakan rasa nyaman saat Kanaya membelai wajahnya. "Ti-tidak masalah, aku ini kuat, luka seperti ini bukan masalah untukku," ucapnya. Ethan mengurung tubuh Kanaya dengan kedua tangannya "Justru kau mungkin yang tidak bisa menahan rasa sakit, aku dengar wanita yang pertama kali melakukannya akan merasa sakit, " jelas Ethan. "Aku juga tidak masalah, aku bisa menahan rasa sakitnya, " jawab Kanaya dengan mata berbinar-binar. Ethan menyeringai, ia kembali menjelajahi seluruh tubuh Kanaya yang masih tegang. "Rileks saja," bisik Ethan pada Kanaya. Kanaya mengangguk pelan. Ethan kembali melumat bibir ranum milik istrin

