Setengah jam telah berlalu, Kanaya berhasil menghidangkan makanan sederhana yang terlihat lezat meskipun kini kondisi dapur lumayan berantakan. Tak sia-sia dirinya berkutat dengan peralatan dapur serta pengalamannya selama di Amerika menjadi anak sebatang kara, gadis itu menjadi lebih mandiri dan bisa menghidangkan makanan yang layak untuk di nikmati. Kanaya menghidangkan nasi dan lauk pauk yang sudah ia masak ke atas meja makan yang tak jauh dari dapur. "Em ...harumnya, tak sabar perut ini menikmati kalian semua," kekeh Kanaya yang merasa sangat puas dengan hasil kerja kerasnya. Ethan yang sejak tadi sedang bertelepon di ruang tamu mencium aroma makanan yang menggugah seleranya, ia melihat Kanaya sudah menikmati hasil masakannya merasa punya hak untuk ikut bergabung di meja makan.

