"Bolehkah saya berbicara?" tanya Kanaya hati-hati. Edward dan Antonio yang sedang asyik berbicara pun menghentikan pembicaraan mereka. "Tentu saja Nak, bicaralah," ujar Edward. Ethan melirik ke arah Kanaya yang terlihat gugup "Apa yang mau dikatakan wanita ini," batin Ethan. Antonio menatap tajam ke arah Kanaya memberikan isyarat agar tidak berbicara aneh-aneh. Kanaya menarik nafas dan mulai berbicara "Saya masih ingin melanjutkan pendidikan saya di Amerika, saya ingin menjadi seorang peneliti luar angkasa, apakah setelah menikah saya masih bisa memimpikan hal itu?" tanya Kanaya. Semua orang di ruangan itu tercengang. "Kanaya," lirih Camelia. "Cukup Kanaya! setelah menikah wanita harus berbakti kepada Suaminya, lupakan mimpi tak masuk akal itu," ujar Antonio. Edward melir

