"Tuhan, sepertinya kau akan menjemput ajalku," lirih Edward meringis kesakitan. Pria tua itu terus meringis sambil memegangi jantungnya. "Jangan bicara begitu Kek! maafkan aku Kek," ujar Kanaya yang mulai merasa bersalah karena sudah mengadukan kelakuan Ethan pada Kakeknya. Melihat kondisi Edward membuat Kanaya jadi tak enak hati. Ethan mendorong tubuh Kanaya agar menjauh dari sang Kakek " Menjauhlah dari Kakek ku!" bentaknya. "Astaga Ethan apa yang lakukan pada Istrimu! kau yang sudah membuatku seperti ini, tega sekali kau membawa wanita simpanan!" pekik Edward. Pria tua itu masih terus bersandiwara seakan-akan dirinya akan mati saja. Ethan mendengus kesal namun ia malah berjongkok "Naiklah ke punggung ku Kek!" "Tidak mau! biar saja aku mati di sini," rengek Edward. "Janga

