Amelia berdiri di depan ruangan yang seharusnya menjadi saksi pernikahannya dengan Caleb kemarin. Nyatanya...semua harus ditunda karena proses pemakamam Dewaya bahkan membutuhkan waktu seminggu lebih. Suasana yang biasa terjadi pada pemakaman seorang bangsawan sudah terasa di Puri Negara sejak kedatangan jenazah Dewaya. Setiap tahapan di lalui dan dikerjakan sesuai dengan ketentuan dan adat yang turun temurun. Masih harus menunggu empat hari lagi sebelum acara pembakaran jenazah. Dan...walaupun nanti semua telah terlaksana dengan baik. Tidak mungkin melaksanakan sebuah pernikahan dalam waktu dekat. Caleb dan keluarganya terlihat tak terganggu walaupun kedua adiknya memutuskan untuk pulang terlebih dulu karena masa liburan mereka telah berakhir. "Apa kau kecewa, Amelia?" Amelia menoleh

