35. RACUN PENAWAR SEGALANYA

1089 Words

Ponsel Marcel bergetar di dalam saku jasnya. Aktor itu sedang duduk di kursi belakang mobil, menatap kosong ke luar jendela, seolah-oleh tidak ada panggilan masuk. Terlebih lagi saat nama Metia muncul di layar handphone Marcel. "Aku butuh ketenangan," ucap Marcel pelan namun masih bisa di dengar oleh Bara. "Beristirahatlah Tuan," ucap Bara sambil terus melajuhkan mobilnya. Lampu-lampu kota memanjang seperti garis kabur di matanya yang lelah. Bara yang mengemudi sesekali melirik kaca spion. “Tuan … kita langsung pulang atau masih mau mampir ke suatu tempat?” tanya Bara hati-hati. Marcel tidak menjawab dan terdengar ponselnya kembali bergetar. Satu pesan suara masuk. Nama pengirimnya, Metia. Marcel menghela napas malas lalu membuka pesan itu. Suara Metia langsung meledak dari speaker

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD