Dara keluar dari mobilnya dan dengan hati-hati memegang bucket bunga untuk Farhan. Hari ini Farhan akan sidang, kemarin lelaki itu memberi tahu, meminta Dara untuk datang menyemangatinya yang Dara iyakan karena lelaki itu sangat baik padanya. Farhan pernah sesekali membantu skripsinya, memberikannya beberapa saran dan masukan. Jadilah ia sekarang berjalan menuju gedung fakultas dengan menenteng bucket bunga dan paper bag berisi kemeja untuk hadiah sidang Farhan. "Bunganya buat siapa?" Dara tersentak kaget saat suara bariton seseorang terdengar disebelah kirinya. Ia sontak menatap orang yang berdiri disebelahnya dengan senyum yang begitu lebar. "Bapak ngagetin aja!" Omel Dara. Hariz terkekeh kecil. "Ada temen yang sidang?" Tanyanya. "Mas Farhan sidang hari ini pak" ucap Dara.

