Sehabis maghrib Dara masuk ke kamar Tari dengan menenteng one set kebaya berbahan viscose di tangannya dengan senyum sangat lebar. "Mau ngapain?" Tanya Tari kebingungan. Ia berhenti mengunyah semangka dan menatap Dara yang sedang memegang kebayanya. "Dandanin aku. Aku mau ke kondangan bareng mas Hariz" Dara menampilkan cengiran lebarnya. Berharap Tari akan luluh. Tari berdecak lalu bangkit dari kasurnya. "Yaudah sini. Udah mandi belum?" Dara berjalan mendekat lalu menggantung kebayanya di pintu lemari. "Udah dong" Tari menata seluruh peralatan make upnya yang membuat Dara berdecak kagum. Merknya bukan kaleng-kaleng, guys. "Emang acaranya jam berapa?" Tanya Tari sambil mengoleskan toner dengan kapas diwajah Dara. "Jam 7 mas Hariz jemput" Tari melirik jam. Okay. 1 jam sangat cukup

