Bab 123

2182 Words

Tiga hari sebelumnya… Rumah megah milik Arka terasa lebih sepi pagi ini. Baru tiga puluh menit lalu, Anita berpamitan menemani Mbok Sarni berbelanja bulanan di supermarket. “Mas, pagi ini aku ikut belanja bulanan sama Mbok Sarni.” Anita berpamitan seraya membenarkan kaitan gelang di tangannya. Arka tengah duduk di tepian ranjang, memangku tablet yang menampilkan deretan pekerjaan yang harus ia baca dan dikerjakan. Pria itu hanya berdeham pendek. Anita tidak mengambil pusing jawaban suaminya. Perlahan ia mulai berdamai dengan sikap dingin sang suami. Usai mematut diri di cermin dan mencangklong tas, ia turun begitu saja. Satu klakson dari bawah memecah fokus Arka. Pria itu menyingkirkan tabletnya dan bergegas ke balkon. Dari atas sana, ia dapat melihat mobil Anita yang bersiap kel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD