Chapter 71

1263 Words

Ruby duduk di kursi panjang di depan ruang ICU sambil menangis terisak-isak. Galaksi sudah ditangani tapi sekarang keadaannya benar-benar kritis. Bingung, sedih, dan juga takut kini dirasakan Ruby sekaligus. Melihat Galaksi jatuh pingsan di hadapannya tadi, tak kuasa membuat tubuhnya bergetar karena rasa takut yang amat sangat. Ruby tidak tahu harus bagaimana selain berdoa pada Tuhan agar dia memberikan pertolongannya pada Galaksi. “Ruby.” Kartika datang dan berjalan tergesa-gesa menghampirinya. “Sudah, jangan menangis. Galaksi akan baik-baik saja,” ujarnya, berusaha menenangkan Ruby meskipun dia sendiri juga merasakan ketakutan yang sama. Abimana yang juga hadir di sana tampak sedang menelepon seseorang. Setelahnya, dia mendekati Kartika dan Ruby. “Galaksi akan baik-baik saja, Ruby. Ja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD