Chapter 31

2015 Words

Chapter 31 “Apa sudah lama menunggu?” Wanita itu tersenyum. “Aku tahu kamu akan terlambat. Tapi, aku masih ada waktu.” Galaksi mengangguk lalu duduk di samping wanita itu. Setelah Galaksi duduk, tiba-tiba saja wanita itu menyandarkan kepalanya di bahu Galaksi dan memejamkan mata. “Tidak bisa diganti dengan siapapun. Ini adalah tempat bersandar paling nyaman yang pernah kupunya.” Galaksi mendengus pelan. “Ada apa? Kenapa memintaku untuk datang ke sini?” Karena tidak langsung menjawab jawaban, Galaksi bersuara lagi, "Maura..." “Aku hamil, Gal.” Mendengar itu, Galaksi membisu sejenak, sebelum menarik bahunya perlahan dan bertanya, “Lalu?” “Itu kabar baiknya. Apa kamu senang? Ini yang kamu inginkan, bukan?” Galaksi menggeleng. “Maura, mulai sekarang, tolong jangan pernah hubungi aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD