Ch. 115

1531 Words

"Sid, apakah kau sudah lama tinggal di desa?" tanya Isadora dalam perjalanan kembali pulang bersama dengan Sidra. Pria itu menoleh, terdiam sejenak sebelum kemudian mengukir senyum tipis di wajahnya. "Sudah sejak kecil," jawabnya. Isadora mengangguk. "Itu berarti desa ini merupakan kampung halaman mu? Pantas saja kau selalu muncul di mana pun aku berada, sepertinya kau memang tahu banyak tempat yang ada disini," ujar Isadora seraya tertawa kecil. Sidra menunduk, kepalanya mengangguk dengan mata yang menatap ke depan. "Bisa dibilang seperti itu. Aku dan juga saudaraku sudah tinggal sejak kecil disini. Walaupun begitu, kami tidak banyak keluar dari rumah dulu. Baru setelah remaja kami mulai sering keluar untuk berdagang. Dulu, aku dan dia bukan lah pedagang sayuran," cerita Sidra. Sam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD